Selasa, 06 Juli 2021

Meilisa Maharani's Life


Ada pepatah berkata, tak kenal maka tak sayang😎.
Jadi, Perkenalkan ...

    Nama saya Meilisa Maharani, karena nama saya termasuk nama yang panjang, 
biasanya saya dipanggil Sayang😋.

    Saya Anak pertama, saya terkesan judes atau cuek. jadi jika saya peduli sama kamu, artinya kamu beda😁.

    Waktu kecil, saya punya cita - cita banyak banget. Pertama dokter, kadang pengen jadi pramugari, guru, polwan, dan masih banyak lagi, saya labil banget ya?

    Dan saya juga pernah pengen jadi penulis, Alhamdulillah saya juga sudah jadi penulis jika disekolah hingga dikampus. saya selalu nurut kalau guru / dosen menyuruh mencatat.

    Eitssss, iya nih bener saya udah jadi penulis. Saya menulis blog, tapi belum end semua. kenapa? karena saya males, masa iya ada author ga ada readers?

    Jadi mulai sekarang tolong baca, like , koment. untuk vote blog saya yaa mas-mas ganteng, mba- mba cantikk. InsyaAllah nanti saya lanjutkan blog saya.

   Ini BLOG PERDANA akuuuu, jadi di blog ini aku akan lebih mengisi short story aku yaa untuk perkenalan dan berbagi kisah hingga pengalaman, semoga bermanfaat dan ada hikmah yang bisa diambil. 

    Don't forget yaa, untuk blog perdana aku ini dan next blog lainnya. tolong diambil positifnya buang negatifnya ya guys. 

sebelumnya kita kenal lebih dekat dengan aku yukk💖...

Setiap orang pasti memiliki cita-cita, keinginan untuk maju dan mengubah hidupnya menjadi lebih baik. Begitupun dengan saya Meilisa Maharani, anak pertama dari dua bersaudara yang terlahir dari keluarga sederhana. Ibu dan ayah saya yang bekerja sebagai pedagang Mie Ayam Bakso, sejak saya berusia dini. Kesadaran untuk terus membangun diri adalah titik awal sebuah kesuksesan. Ketika kecil sempat merasakan minim nya perekonomian orangtua, membuat saya pernah mengalami perasaan inferior.  Namun hal tersebutlah yang memecut semangat saya untuk menjadi sosok yang kuat dan saya merasa sukses ketika saya keluar dari perasaan tersebut dan kini memiliki keinginan untuk membangun diri lebih jauh dan berusaha mengubah hidup untuk menjadi lebih baik lagi. Tidak ada satu pun di dunia ini manusia yang ingin hidupnya biasa-biasa saja. Semua pasti ingin maju dan berhasil , begitupun saya pribadi. Tapi tetaplah bersyukur dalam keadaan apapun, karna bersyukur adalah sumber kekuatan ketika menjalani keterbatasan dan kepahitan. Dengan rasa syukur akan membuat saya selalu realistis tanpa mengurangi semangat mencari penghidupan yang lebih baik. Dan dengan rasa syukur juga membuat saya tidak terbutakan oleh putus asa atau disesatkan dengan ambisi.

Sejak kecil di bangku sekolah saya selalu berusaha belajar dengan baik. Saya mendapatkan peringkat 10 besar di Sekolah Dasar dan berusaha mempertahankan prestasi saya tersebut di SMP hingga di bangku SMA pun Alhamdulillah saya bersyukur bias pertahankan prestasi saya dari awal masuk SMA hingga lulus bertahan peringkat lima besar. Namun di SMA saya pun sempat merasa rendah diri karena hanya pelajaran yang saya tahu, ketika teman – teman saya berbakat aktif dalam organisasi, kritis dalam berargumen, percaya diri berbicara di depan umum , dan mereka memiliki kualifikasi yang belum saya miliki.

 Saya pun teringat sebuah kutipan dari Maria Robinson “ tidak ada yang bisa kembali dan memulai awal yang baru, namun siapa pun dapat memulai hari ini dan membuat akhir yang baru”. Hingga pada akhirnya saya memutuskan untuk mencoba mengatasi rasa rendah diri tersebut. Saya belajar dari kesalahan orang di sekitar yang hanya karena perasaan inferior mereka kehilangan banyak kesempatan. Saya tidak mau mengulang kesalahan yang sudah dilakukan mereka sehingga saya bertekad untuk menjadi lebih percaya diri. Saya mulai berkomitmen untuk ikut organisasi OSIS dan saya terpilih menjadi Bendahara OSIS , yang memungkinkan saya bertemu dengan orang baru. Dengan itu, saya memulai babak baru dalam hidup saya. Hidup yang lebih percaya diri. Saya mencoba untuk dinamis, dan belajar hal-hal baru. Tidak ada salahnya anti mainstream (berbeda dari kebanyakan) selama itu positif untuk pengembangan diri saya.

Dan semasa kuliah saya mencoba menggali potensi sebaik mungkin. Kuliah bagi saya bukan hanya kegiatan akademik melainkan juga kegiatan organisasi, hobi, dan pengalaman kerja. Saya berusaha mengikuti kuliah dengan baik saya menjadi pengurus organisasi kampus seperti Himpunan Mahasiswa dan beberapa UKM. Saya pun ikut organisasi diluar kampus Karang Taruna dan saya juga menjadi bagian dari organisasi International IMUN Ambassador (international model united nations).

Saya pun terdaftar sebagai anggota peserta Duta Genre Jakarta Barat 2021, karena pemuda adalah generasi produktif yang memiliki ketangguhan yang luar biasa sehingga mampu diproyeksikan untuk persiapan menghadapi percaturan global. Pada umumnya generasi muda memiliki kewajiban untuk menyelesaikan studinya di bangku kuliah mengingat pendidikan adalah mutlak harus dipenuhi. Disisi lain, saya pemuda sekaligus mahasiswa diharapkan mampu menjadi agent of change.

So, mari pupuk rasa percaya diri dalam beragam aspek kehidupan, saya bisa mencoba banyak hal baru yang sebelumnya belum pernah saya lakukan. Saya bisa bertemu dengan banyak orang agar saya supel dalam bergaul. Saya bisa terus bereksplorasi kemampuan diri saya agar saya tahu dimana kelebihan dan kekurangan saya, sehingga saya lebih mudah melangkah dan menggapai masa depan yang cemerlang.

Sebagaimana saya percaya letak kebahagiaan manusia ialah pada semangatnya untuk meraih perkara yang bermanfaat bagi dirinya, baik untuk kehidupan dunia maupun akhiratnya. Mewujudkan semangat adalah dengan cara mengerahkan segenap kesungguhan dan mencurahkan segenap kemampuan.



Salam kenal buat readers, semoga kalian sukses dan bahagia selalu💝


2 komentar:

Hal Apa yang Membuat Kamu Merasa Unik dan Istimewa

"Jangan biarkan opini orang-orang menghalangimu dari suara hatimu. Dan yang paling penting, milikilah keberanian untuk mengikuti hati d...