Ada pepatah berkata, tak kenal maka tak sayang😎.
Jadi, Perkenalkan ...
Nama saya Meilisa Maharani, karena nama saya termasuk nama yang panjang,
biasanya saya dipanggil Sayang😋.
Saya Anak pertama, saya terkesan judes atau cuek. jadi jika saya peduli sama kamu, artinya kamu beda😁.
Waktu kecil, saya punya cita - cita banyak banget. Pertama dokter, kadang pengen jadi pramugari, guru, polwan, dan masih banyak lagi, saya labil banget ya?
Dan saya juga pernah pengen jadi penulis, Alhamdulillah saya juga sudah jadi penulis jika disekolah hingga dikampus. saya selalu nurut kalau guru / dosen menyuruh mencatat.
Eitssss, iya nih bener saya udah jadi penulis. Saya menulis blog, tapi belum end semua. kenapa? karena saya males, masa iya ada author ga ada readers?
Jadi mulai sekarang tolong baca, like , koment. untuk vote blog saya yaa mas-mas ganteng, mba- mba cantikk. InsyaAllah nanti saya lanjutkan blog saya.
Ini BLOG PERDANA akuuuu, jadi di blog ini aku akan lebih mengisi short story aku yaa untuk perkenalan dan berbagi kisah hingga pengalaman, semoga bermanfaat dan ada hikmah yang bisa diambil.
Don't forget yaa, untuk blog perdana aku ini dan next blog lainnya. tolong diambil positifnya buang negatifnya ya guys.
sebelumnya kita kenal lebih dekat dengan aku yukk💖...
Setiap orang pasti memiliki
cita-cita, keinginan untuk maju dan mengubah hidupnya menjadi lebih baik.
Begitupun dengan saya Meilisa Maharani, anak pertama dari dua bersaudara yang
terlahir dari keluarga sederhana. Ibu dan ayah saya yang bekerja sebagai
pedagang Mie Ayam Bakso, sejak saya berusia dini. Kesadaran untuk terus
membangun diri adalah titik awal sebuah kesuksesan. Ketika kecil sempat
merasakan minim nya perekonomian orangtua, membuat saya pernah mengalami
perasaan inferior. Namun hal tersebutlah
yang memecut semangat saya untuk menjadi sosok yang kuat dan saya merasa sukses
ketika saya keluar dari perasaan tersebut dan kini memiliki keinginan untuk
membangun diri lebih jauh dan berusaha mengubah hidup untuk menjadi lebih baik
lagi. Tidak ada satu pun di dunia ini manusia yang ingin hidupnya biasa-biasa
saja. Semua pasti ingin maju dan berhasil , begitupun saya pribadi. Tapi
tetaplah bersyukur dalam keadaan apapun, karna bersyukur adalah sumber kekuatan
ketika menjalani keterbatasan dan kepahitan. Dengan rasa syukur akan membuat
saya selalu realistis tanpa mengurangi semangat mencari penghidupan yang lebih
baik. Dan dengan rasa syukur juga membuat saya tidak terbutakan oleh putus asa
atau disesatkan dengan ambisi.
Sejak kecil di bangku sekolah
saya selalu berusaha belajar dengan baik. Saya mendapatkan peringkat 10 besar
di Sekolah Dasar dan berusaha mempertahankan prestasi saya tersebut di SMP
hingga di bangku SMA pun Alhamdulillah saya bersyukur bias pertahankan prestasi
saya dari awal masuk SMA hingga lulus bertahan peringkat lima besar. Namun di
SMA saya pun sempat merasa rendah diri karena hanya pelajaran yang saya tahu,
ketika teman – teman saya berbakat aktif dalam organisasi, kritis dalam
berargumen, percaya diri berbicara di depan umum , dan mereka memiliki
kualifikasi yang belum saya miliki.
Saya pun teringat sebuah kutipan
dari Maria Robinson “ tidak ada yang bisa kembali dan memulai awal yang baru,
namun siapa pun dapat memulai hari ini dan membuat akhir yang baru”. Hingga
pada akhirnya saya memutuskan untuk mencoba mengatasi rasa rendah diri
tersebut. Saya belajar dari kesalahan orang di sekitar yang hanya karena
perasaan inferior mereka kehilangan banyak kesempatan. Saya tidak mau mengulang
kesalahan yang sudah dilakukan mereka sehingga saya bertekad untuk menjadi
lebih percaya diri. Saya mulai berkomitmen untuk ikut organisasi OSIS dan saya
terpilih menjadi Bendahara OSIS , yang memungkinkan saya bertemu dengan orang
baru. Dengan itu, saya memulai babak baru dalam hidup saya. Hidup yang lebih
percaya diri. Saya mencoba untuk dinamis, dan belajar hal-hal baru. Tidak ada
salahnya anti mainstream (berbeda
dari kebanyakan) selama itu positif untuk pengembangan diri saya.
Dan semasa kuliah saya mencoba
menggali potensi sebaik mungkin. Kuliah bagi saya bukan hanya kegiatan akademik
melainkan juga kegiatan organisasi, hobi, dan pengalaman kerja. Saya berusaha
mengikuti kuliah dengan baik saya menjadi pengurus organisasi kampus seperti
Himpunan Mahasiswa dan beberapa UKM. Saya pun ikut organisasi diluar kampus
Karang Taruna dan saya juga menjadi bagian dari organisasi International IMUN
Ambassador (international model united
nations).
Saya pun terdaftar sebagai anggota peserta Duta Genre Jakarta Barat 2021, karena pemuda adalah generasi produktif yang
memiliki ketangguhan yang luar biasa sehingga mampu diproyeksikan untuk
persiapan menghadapi percaturan global. Pada umumnya generasi muda memiliki
kewajiban untuk menyelesaikan studinya di bangku kuliah mengingat pendidikan
adalah mutlak harus dipenuhi. Disisi lain, saya pemuda sekaligus mahasiswa
diharapkan mampu menjadi agent of change.
So, mari pupuk rasa percaya diri
dalam beragam aspek kehidupan, saya bisa mencoba banyak hal baru yang sebelumnya
belum pernah saya lakukan. Saya bisa bertemu dengan banyak orang agar saya
supel dalam bergaul. Saya bisa terus bereksplorasi kemampuan diri saya agar
saya tahu dimana kelebihan dan kekurangan saya, sehingga saya lebih mudah
melangkah dan menggapai masa depan yang cemerlang.
Sebagaimana saya percaya letak
kebahagiaan manusia ialah pada semangatnya untuk meraih perkara yang bermanfaat
bagi dirinya, baik untuk kehidupan dunia maupun akhiratnya. Mewujudkan semangat
adalah dengan cara mengerahkan segenap kesungguhan dan mencurahkan segenap
kemampuan.
Salam kenal buat readers, semoga kalian sukses dan bahagia selalu💝